Belajar PLC dengan Mitsubishi FX – PLC Trainer

Dalam tulisan ini saya akan membahas sedikit tentang PLC. Banyak sekali permintaan untuk membahas tentang kontroler yang satu ini. Namun karena kesibukan saya, yang kini telah bekerja di salah satu perusahaan IT di Tangerang, maka saya baru sempat meresponnya sekarang.

Pengertian
NEMA (The National electrical Manufacturers Association) mendefinisikan PLC sebagai piranti elektronika digital yang menggunakan memori yang bisa diprogram sebagai penyimpan internal dari sekumpulan instruksi dengan mengimplementasikan fungsi-fungsi tertentu, seperti logika, sekuensial, pewaktuan, perhitungan, dan aritmetika, untuk mengendalikan berbagai jenis mesin ataupun proses melalui modul I/O digital dan atau analog.
Continue Reading →

Osilator

Kali ini saya akan membahas tentang Osilator. Pada tutorial saya sebelumnya mungkin anda sudah bisa membuat LED berkedip. Selamat!! Sekarang saatnya membuat LED tersebut berkedip lebih cepat.

Yang sampai saat ini anda lakukan adalah memasukan kode – kode mesin kedalam mikrokontroler lalu menjalankan kode – kode program tersebut, tapi tahukah anda bagaimana program tersebut berjalan? Dan seberapa cepat?

Baiklah saya jelaskan. Semua mikrokontroler memerlukan sumber clock. Bayangkan ini seperti “bit musik” atau detak jantung yang mikrokontroler gunakan untuk mengeksekusi kode dalam satu langkah. Tanpa clock, mikrokontroler tidak akan bisa menjalankan kode program  dan dengan clock yang buruk ( clock yang tidak tetap) maka program akan dijalankan pada laju yang tidak dapat ditentukan. Anda harus memiliki clock yang sejenis dan juga anda memerlukan clock yang akurat.

Continue Reading →

In System Programming pada AVR

Tiap pabrikan mikrokontroler memiliki metode yang berbeda untuk memasukan kode – kode program kedalam memori flash di dalam mikrokontroler. Beberapa tahun yang lalu diperkenalkan dengan istilah ISP atau In system programming. ISP memungkinkan anda untuk memprogram IC tanpa harus memutus mikrokontroler dari aplikasinya. Ini tidak sepele. ATMEL telah merancang metode langsung memprogram mikrokontroler dengan hanya hanya memerlukan  6 pin pada mikrokontroler . Karena antarmuka yang sederhana ini, perangkat keras programmer (atau dikenal juga dengan istilah downloader) diperlukan untuk menghubungkan komputer yang anda punya ke antarmuka ISP ini secara langsung. Telah saya bahas bagaimana membuatnya dalam tutorial saya sebelumnya.

Continue Reading →

Belajar Mikrokontroler Yuk!! (1)

ATMEGA 32

Akhir – akhir ini banyak sekali lembaga kursus tentang mikrokontroler dan robotik, masing – masing dari mereka mereka mengklaim memiliki keunggulan dibandingkan yang lain. Namun tentu lembaga kursus tersebut tidak menawarkan jasanya secara cuma – cuma , jika tidak bisa kurus mereka, dan kemudian menjadi lembaga kurus bukan lagi lembaga kursus :mrgreen: . lalu bagaimana bagi anda yang tidak punya uang banyak untuk mengikuti kursus dan workshop semacam itu?

Jawab saya “it’s no problem” karena yang mahal dari belajar adalah “niat”. Jadi sekarang jika anda sudah punya niat, maka tahap belajarpun akan lebih mudah, lalu bagaimana dengan uang? belajar mikrokontroler apalagi robotik tentu memerlukan uang yang tidak sedikit bukan? Benar, namun itu tidak serta merta harus melumpuhkan semangat belajar anda, karena ada banyak jalan menuju roma. Salah satunya, anda bisa bentuk semacam “klub mikrokontroler dan robotik” dengan teman – teman anda yang memiliki kesamaan minat, semahal apapun jika ditanggung bersama – sama, insya Allah akan lebih ringan bukan 😉

Continue Reading →