Tongkat Ultrasonik Penyandang Tunanetra

Dahulu para penyandang tunanetra sangat sulit  melalukan berbagai aktifitas sehari-sehari dikarenakan keterbatasan penglihatan mereka,   sehingga mereka sulit untuk melakukan sesuatu sebagaimana halnya orang normal,  berjalan ke suatu tempat dengan jarak tempuh yang agak jauh misalnya.

Pada saat yang sama, kelelawar yang biasa terbang dalam kegelapan, tidak mengalami tabrakan dengan benda-benda lain. Setelah diselidiki ternyata kelelawar memancarkan gelombang ultrasonik, gelombang suara tersebut dipancarkan dan kemudian gelombang pantulnya ditangkap kembali oleh alat pengindera alami kelelawar. Inilah sebab mengapa kelelawar dapat mengetahui dimana mereka berada.

Perangkat ekolokasi pada kelelawar ini memberi ilham kepada enam mahasiswa Elins 2007 – yang terdiri Dumairi, Dida Nurlika, Fahmi Faishal, Raden Panggih BS, Stephanie CW, Syah Jehan dan Tedy Tri Saputro sebagai koordinator tim –  untuk merancang alat bantu elektronik bagi para penyandang tunanetra. Meski tampak seperti tongkat biasa yang umum dipakai tunanetra, namun alat ini dapat memberikan indikasi suara yang bersesuaian dengan jarak yang dilalui sinyal ultrasonik. Alat ini kemudian dinamakan Tongkat Ultrasonik

Continue Reading →

Belajar Mikrokontroler Yuk!! (1)

ATMEGA 32

Akhir – akhir ini banyak sekali lembaga kursus tentang mikrokontroler dan robotik, masing – masing dari mereka mereka mengklaim memiliki keunggulan dibandingkan yang lain. Namun tentu lembaga kursus tersebut tidak menawarkan jasanya secara cuma – cuma , jika tidak bisa kurus mereka, dan kemudian menjadi lembaga kurus bukan lagi lembaga kursus :mrgreen: . lalu bagaimana bagi anda yang tidak punya uang banyak untuk mengikuti kursus dan workshop semacam itu?

Jawab saya “it’s no problem” karena yang mahal dari belajar adalah “niat”. Jadi sekarang jika anda sudah punya niat, maka tahap belajarpun akan lebih mudah, lalu bagaimana dengan uang? belajar mikrokontroler apalagi robotik tentu memerlukan uang yang tidak sedikit bukan? Benar, namun itu tidak serta merta harus melumpuhkan semangat belajar anda, karena ada banyak jalan menuju roma. Salah satunya, anda bisa bentuk semacam “klub mikrokontroler dan robotik” dengan teman – teman anda yang memiliki kesamaan minat, semahal apapun jika ditanggung bersama – sama, insya Allah akan lebih ringan bukan 😉

Continue Reading →