Menggunakan Transistor Sebagai Switch (Bagian 1)

Sebagian besar mikrokontroler bekerja pada lingkungan 5 volt dengan port I/O yang hanya bisa menangani arus hingga 20mA. Sehingga jika kita ingin menghubungkan port I/O mikrokontroler dengan rangkaian yang memiliki tingkat tegangan yang berbeda atau men-drive perangkat yang menarik arus lebih dari 20mA, maka kita memerlukan apa yang disebut sebuah rangkaian antarmuka. Satu metode antarmuka yang populer digunakan adalah Bipolar Junction Transistor (BJT) atau kita bisa memanggilnya dengan sebutan ‘Transistor’ pada tutorial ini. Saya harus menjelaskan agar kalian lebih mengerti pada BJT adalah jenis yang berbeda dengan keluarga transistor yang lain semisal FET (Field Effect Transistor), MOSFET (Metal Oxide Semiconductor FET), VMOS (Vertikal MOSFET) dan UJT (Uni Junction Transistor)

Transistor dan Switch

Transistor sebenarnya bekerja layaknya pemerkuat arus. Semua arus yang mengalir pada terminal basis akan dikalikan terhadap faktor gain dari transistor, yang kemudian dinotasikan  hFE.  Karena sifatnya itulah, transistor bisa digunakan sebagai amplifier, semua sinyal kecil (arus yang sangat kecil) yang dialirkan pada terminal basis akan dikalikan oleh faktor  hFE yang sama dengan  arus kolektor pada sisi terminal kolektor

Continue Reading →

Dioda Zener (Bagian 2)

Dioda zener, seperti namanya, adalah dioda semikonduktor yang diproduksi untuk memiliki reverse breakdown cukup tinggi, yang kemudian kita sebut dengan “tegangan zener”, dan dioda zener dirancang untuk dapat beroperasi terus menerus dalam kondisi breakdown ini. Umumnya dioda zener yang tersedia, memiliki tegangan breakdown (tegangan zener) diantara 1,8 hingga 200V

Continue Reading →

Menurunkan Tegangan 5 volt menjadi 3 volt

Dalam posting kali ini, saya ingin menjawab pertanyaan dari saudara Arso dalam blog  Belajar Elektronika Yuk tentang bagaimana cara menurunkan tegangan 5 Volt (semisal dari USB) menjadi tegangan semisal 3 volt.

Untuk menurunkan tegangan dari 5 volt menjadi 3 volt bisa digunakan metode voltage divider atau pembagi tegangan sebagai berikut

Continue Reading →

Hal Yang Wajib Diketahui dari LED

LED, apa itu?

Light Emitting Diodes atau lebih sering disebut LED adalah komponen semikonduktor yang mampu merubah energi listrik menjadi cahaya. Sekarang  ini hampir semua alat atau instrumen  menggunakan LED sebagai salah satu komponennya. LED bentuknya kecil dan  harganya murah sehingga sangat  sederhana untuk digunakan. LED bisa memancarkan cahaya yang berbeda bergantung pada senyawa kimia di dalam komponen semikonduktornya.

clear-led

Continue Reading →

LED dan Resistor Pembatas Arus

Jika kita berhubungan dengan LED, kita akan diingatkan oleh setiap orang bahwa kita membutuhkan sebuah resistor pembatas arus tapi sebagian besar dari mereka tidak akan mengatakan alasannya.

Pada tulisan kali ini saya akan berusaha menunjukkan mengapa menggunakan resistor pembatas arus dalam mencatu LED adalah sebuah ide bagus. Dan kapan kita aman untuk mencatu LED tanpa menggunakan resistor apapun.

Continue Reading →