Advertisement

Belajar Mikrokontroler STM32F4 dengan STM32F407 Discovery Kit

1 319

Pada tulisan yang lalu embeddednesia telah mengulas mengenai salah satu development board branded keluaran STMicroelectronics di seri Nucleo Board.  Kini embeddednesia akan membahas satu lagi alternatif yang dapat digunakan pembaca untuk belajar pemrograman Mikrokontroler STM32F4, menggunakan development board dari STMicroelctronics yang bernama Discovery Kit.  Satu yang dibahas pada tulisan ini adalah STM32F407 Discovery Kit, yang bisa dibandingkan dengan Nucleo Board-F446RE

Development Board STM32F407 Discovery Kit  menggunakan mikrokontroler STM32F407VGT6 sebagai inti yang dapat dipakai oleh seorang pemula untuk memulai belajar Mikrokontroler STM32F4. Dari sisi harga memang relatif lebih mahal dibandingkan dengan  Nucleo Board F446RE yang pernah dibahas pada tulisan lalu, namun  harga yang lebih mahal tersebut diimbangi dengan fitur yang lebih lengkap ketimbang Nucleo F446RE

Yang perlu pembaca mengerti bahwa STM32F407 Discovery Kit sejauh ini mempunyai dua versi, versi lama (STM32F4DISCOVERY) dan dengan versi yang baru (STM32F407G-DISC1). Pembaca dapat melihat langsung pada board perbedaan kedua versi tersebut

Versi terbaru STM32F407G-DISC1 memiliki beberapa fitur tambahan yang tidak dimiliki oleh versi lama, misalnya USB ST-LINK dengan kemampuan re-enumeration dan tiga antarmuka berbeda adalah salah satu fitur yang dimiliki oleh STM32F407 Discovery Kit versi terbaru ini.

Adverstiment

Selengkapnya dari Fitur dari STM32F407 Discovery Kit dapat dibaca pada datasheet-nya. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut

  • Memiliki inti mikrokontroler STM32F407VGT6 dengan prosesor  ARM®Cortex®-M4 32 bit dengan inti  FPU, memori Flash 1-Mbyte , dan RAM  192-Kbyte yang dikemas dalam  LQFP100.
  • ST-LINK/V2-A onboard pada STM32F407G-DISC1
  • USB ST-LINK dengan kapabilitas re-enumeration dan tiga antarmuka berbeda:
    • Debug port
    • Virtual Com port
    • Mass storage (with new order code only)
  • catu daya board: melalui port USB atau catu daya eksternal 5V
  • Catu daya aplikasi eksternal: 3 V dan 5 V
  • Akselerometer 3-aksis LIS302DL atau LIS3DSH ST MEMS
  • MP45DT02 ST-MEMS audio sensor omni-directional digital microphone
  • DAC Audio CS43L22 dengan driver speaker class D yang terintegrasi
  • Delapan LED terdiri dari:
    • LD1 (red/green) untuk indikator komunikasi USB
    • LD2 (red) untuk daya 3.3 V  on
    • Empat LED  user:  LD3 (orange), LD4 (green), LD5 (red) dan LD6 (blue)
    • 2 LED  USB :  LD7 (green) VBUS dan LD8 (red) over-current
  • Dua push-buttons (user dan reset)
  • USB OTG FS dengan konektor micro-AB
  • Header ekstensi untuk semua I/O dari LQFP100 yang memungkinkan melakukan koneksi cepat untuk prototyping board dan kemudahan melakukan probing
  • Kumpulan source code hingga library dan contoh program yang menjadi bagian dari STM32CubeF4

Salah satu yang membedakan STM32F407 Discovery Kit dengan development board lain yang pernah dibahas, misalnya Nucelo-F466RE yang tidak memiliki kristal osilator secara default. Pengguna harus membelinya sendiri secara terpisah dan menyoldernya pada board jika ingin mengunakan osilator eksternal.

Nucleo F446RE tidak memiliki Osilator eksternal secara default

Namun pada STM32F407 Discovery Kit . Kristal Osilator sudah tersedia onboard namun untuk mengaktifkannya programmer harus melakukan pengaturan terlebih dahulu di dalam program karena secara default mikrokontroler menggunakan osilator internal.

Adverstiment

  • Diagram Pinout

Berikut adalah diagram pinout dari STM32F407 Discovery Kit 

Spesifikasi lengkap dan skematik dari STM32F407 Discovery Kit dapat pembaca temui pada User Manual yang dapat diunduh di tautan berikut

- Advertisement -

  • ST-LINK on-board

Sebagaimana Nucleo F446RE, STM32F407 Discovery Kit juga telah dilengkapi dengan STLINK /V2A, sehingga untuk men-dowload binary program,  cukup dihubungkan dengan komputer melalui koneksi USB tanpa memerlukan periferal tambahan.

  • Mikrokontroler STM32F407VG

Jika pembaca memutuskan membeli STM32F407 Discovery Kit, sebagai konsekuensinya harus mengenal Mikrokontroler STM32F407VG yang merupakan jantung dari development board ini. Mikrokontroler ini masuk kedalam lini keluarga STM32F407xx yang berbasis prosesor ARM®Cortex®-M4 32-bit yang beroperasi pada frekuensi hingga  168 MHz.

Penulis menyarankan agar pengguna development board ini,  mengunduh dokumentasi  mikrokontroler STM32F407VG berupa datasheet dan reference manual -nya. Hal tersebut diperlukan sebagai acuan kala anda ingin menggunakan suatu fitur yang ada pada mikrokontroler tersebut. Pembaca dapat mengunduh ragam dokumentasi yang diperlukan pada tautan ini.

  • Dukungan Virtual COM Port

Sebelum mulai menggunakan STM32F407 Discovery Kit, pastikan beberapa driver ST-LINK berikut telah diinstal pada komputer yang akan digunakan. Jika belum, pembaca dapat mengunduhnya terlebih dahulu melalui tautan ini.

Khusus untuk STM32F407 Discovery Kit versi  terbaru (STM32F407G-DISC.) Ketika pertama kali dihubungkan dengan  komputer lewat kabel USB. Pada Device Manager akan ditemukan koneksi Virtual COM Port sebagai berikut

Perhatikan bahwa pengguna tidak hanya mendapatkan koneksi ST-LINK Debug tapi juga koneksi serial STLink Virtual Com Port yang terbaca ada di COM6

  • Memulai Memprogram

Sebagaimana mikrokontroler  STM32 yang lain, STM32F407 Discovery Kit ini dapat diprogram dengan menggunakan banyak jenis IDE, mulai dari menggunakan STM32CubeMXEclipseCDTArduino IDEKeil MDK-ARM, System Workbench STM32, hingga yang terbaru adalah STM32CubeIDE. Embeddednesia  akan membahasnya dalam artikel selanjutnya.

Baca juga tulisan tentang #Tutorial Mikrokontroler STM32F4 dan #Tutorial Mikrokontroler STM32  atau tulisan menarik lainnya di kategori Mikrokontroler  ARM 32 bit
1 Komentar
  1. […] Belajar Mikrokontroler STM32F4 dengan STM32F407 Discovery Kit […]

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: