ARM Cortex M35P: Inti Mikrokontroler Armv8-M dengan Fitur Anti Tamper

0 26

Pabrikan pembuat mikrokontroler STM32,  ARM holding membuktikan diri begitu menaruh perhatian terhadap sisi keamanan dalam rancangan prosesor buatannya. Hal ini dibuktikan dengan baru dirilisnya prosesor ARM Cortex-M35P yang  mendukung teknologi security anti-tampering dan software isolation pada tingkat chip.

Teknologi tersebut akan meningkatkan keamanan aplikasi seperti instrumentasi dan alat ukur pintar hingga pada perangkat- perangkat otomotif.  Langkah – langkah keamanan ini akan membantu melindungi perangkat Internet of Thing dan gawai pintar yang terkoneksi dengan jaringan atau internet

Gagasan untuk melindungi sistem pada tingkat keping silikon muncul  dari meningkatnya serangan terhadap sistem perangkat keras. Peretas bisa menggunakan perangkat analisis daya dan elektromekanik untuk mengetahui isi chip yang tidak dilindungi, sehingga membahayakan data yang tersimpan didalamnya.

Inti ARM Cortex-M35P menyeleseikan masalah ini dengan menyediakan tambahan kemanan fisikal (akronim P, untuk physical) dengan fasilitas anti tamper yang melindungi perangkat keras dari peretasan.

Berikut adalah sekilas mengenai spesifikasi dari prosesor terbaru yang baru dirilis tersebut,

  • Architecture – Armv8-M Mainline (Harvard)
  • ISA Support – Thumb/Thumb-2
  • Pipeline – Three-stage
  • Software security – Optional TrustZone for Armv8-M, stack pointers checking
  • Physical security – Built-in protection from invasive and non-invasive attacks
  • DSP Extensions
    • Optional DSP/SIMD instructions
    • Single cycle 16/32-bit MAC
    • Single cycle dual 16-bit MAC
    • 8/16-bit SIMD arithmetic
  • Floating Point Unit – Optional single precision floating point unit,IEEE 754 compliant
  • Co-processor interface – Optional dedicated co-processor bus interface for up to 8 co-processor units for custom compute
  • Memory Protection – Optional Memory Protection Unit (MPU) with up to 16 regions per security state
  • Interrupts – Non-Maskable Interrupt (NMI) and up to 480 physical interrupts with 8 to 256 priority levels
  • Wake-up Interrupt Controller – Optional for waking up the processor from state retention power gating or when all clocks are stopped
  • Sleep Modes – Integrated Wait for Event (WFE) and Wait for Interrupt (WFI) instructions with Sleep On Exit functionality
  • Debug – Optional JTAG and Serial Wire Debug ports. Up to 8 Breakpoints and 4 Watchpoints
  • Trace – Optional Instruction Trace (ETM), Micro Trace Buffer (MTB), Data Trace (DWT), and Instrumentation Trace (ITM)
  • Cache – Instruction cache. Customizable cache parity to create an ECC (error correcting code) for safety applications.

Teknologi ini akan cocok digunakan untuk apIikasi yang memerlukan tingkat kemanan tinggi seperti terminal pembayaran, atau perangkat kedokteran yang berguna menunjang hidup pasien. Juga aplikasi untuk otomotif.

Untuk pengetahuan lebih lengkap mengenai inti ARM Cortex M3P, pembaca dapat mengakses langsug melalui dokumentasinya di linik berikut 

%d blogger menyukai ini: