Passive Infrared Sensor (Bagian 1)

1 187

pirsensor_t

Apakah yang dimaksud dengan sensor PIR?

Sensor PIR memungkinkan anda untuk mengindera suatu gerak, biasanya digunakan untuk mendeteksi apakah manusia telah berpindah kedalam atau keluar dari jangkauan sensor. PIR bentuknya kecil, murah, konsumsi daya rendah, mudah digunakan dan tahan lama. Karena alasan itulah, PIR biasanya ditemukan dalam peralatan dan gadget yang digunakan di rumah atau gedung perkantoram. PIR sering disebut  sebagai, “Passive Infrared”, “sensor piroelektrik”, atau sensor gerak IR”.


PIR pada dasarnya terbuat dari sensor piroelektrik (yang dapat anda lihat di atas sebagai logam bulat dengan dengan kristal persegi panjang di tengah), yang  dapat mendeteksi tingkat radiasi inframerah. Semua benda di sekitar kita memancarkan beberapa radiasi tingkat rendah, dan dan semakin panas benda tersebut  maka akan lebih banyak radiasi  yang dipancarkan.

Sensor dalam detektor gerak sebenarnya terbagi dalam dua bagian. Alasannya adalah agar mampu mendeteksi terhadap gerakan (perubahan) tidak  rata terhadap tingkat IR.  Jika Dua bagian sensor tersebut mendapat sinyal IR maka akan saling membatalkan. Jika yang  satu bagian menerima lebih banyak radiasi IR atau  dari bagian yang lain, maka pin keluaran akan menghasilkan pulsa 1 atau 0.

Sensor untuk keperluan “hobyist yang paling kecil” menggunakan BISS0001  (“Micro Power PIR Motion Detector IC”), tidak diragukan, sebuah chip yang sangat murah. Chip ini mengambil output dari sensor dan melakukan beberapa pengolahan kecil terhadap sinyal tersebut lalu kemudian memancarkan pulsa output digital dari sensor analog.

Untuk beberapa proyek atau produk dasar yang digunakan untuk keperluan mendeteksi apakah seseorang telah meninggalkan atau memasuki suatu area, atau telah mendekati sensor PIR tersebut,  maka sensor ini sangatlah bagus. Sensor ini memiliki daya rendah dan biaya rendah,  memiliki rentang lensa lebar, dan mudah dalam interface dengan perangkat lain. Yang perlu diingat adalah bahwa PIR tidak akan memberitahu anda berapa banyak orang yang berada di sekitar dan seberapa dekat mereka dari sensor.

Berikut adalah contoh beberapa jenis dari sensor PIR . Hampir semua sensor PIR memiliki spesifikasi yang relatif sama meskipun terdapat beberapa perbedaan. Jika sensor PIR tersebut memiliki datasheet maka anda  anda harus merujuknya.

Jika anda menginginkan link tambahan, link berikut bisa dijadikan rujukan

Pada tulisan saya berikutnya, saya akan membahas lebih teknis mengenai cara kerja sensor PIR 🙂

1 Komen
  1. hidayat berkata

    sip keren…

%d blogger menyukai ini: