Android Apps Versus Iphone Apps
Pendahuluan
Ini adalah awal dari tulisan saya tentang pemrograman Android, mungkin bisa dibilang sedikit menyimpang dari tema situs ini yang mayoritas berkonten elektronika dan pemrograman embedded. Tapi, saya rasa tidak ada salahnya jika kita memperkaya diri dengan sebanyak – banyaknya pengetahuan, toh yang namanya mobile programming harusnya sudah tidak asing, memadukan smartphone sebagai kendali robot misalnya, atau otomisasi rumah anda dengan smartphone pernah saya bahas pada tulisan saya sebelumnya. Tentu untuk melakukan ini anda tidak hanya harus mahir dalam elektronika dan pemrograman embedded tapi juga dengan pemograman smartphone.
Jika tulisan saya yang bertema pemrograman android ini sudah cukup banyak, saya akan tempatkan ke dalam subdomain yang baru, mungkin dengan alamat android.ruangtedy.net. Tapi untuk sementara kita tempatkan saja disini. 😉
Oke, pada tulisan kali ini saya akan menjabarkan motivasi, kenapa saya memilih untuk mengutamakan pemrograman android, bukan Iphone, atau blackberry. Saya akan membandingkan dua kekuatan utama dalam dunia Sistem Operasi Smartphone : Android dan Iphone. Lalu bagaimana dengan nasib blackberry? Hm.. sementara kita abaikan saja dulu hehe..
1. Instalasi Aplikasi
Yang pertama, adalah instalasi aplikasi. Secara umum jika kita berniat mengembangkan aplikasi Iphone, masalah terbesar adalah IPhone sangat selektif dalam memilih developer untuk bisa masuk kedalam app store mereka, sedangkan Android cenderung lebih bebas.
Andaikata kita sudah membuat aplikasi untuk IPhone, maka untuk bisa digunakan oleh pengguna, maka kita harus mendaftarkan terlebih dahulu pada App Store, yang memiliki prosedur birokrasi yang ruwet, dan itu sangat – sangat membosankan. Berbeda dengan Android, karena untuk mendaftar ke Google Play, kita cukup membayar US$ 25 untuk seumur hidup, dan kita bisa me-publish sebanyak apapun aplikasi kita. Semudah itu. Mempublish aplikasi Android juga tidak harus melalui Google Play, ada banyak cara, kita bisa mem-publish-nya melalui Amazon, Opera Mobile Store. Bahkan kita bisa menginstal aplikasi android hanya melalui koneksi USB ke PC. Intinya Android menawarkan kita kebebasan 🙂
2. Bahasa Pemrograman
Nah, ini termasuk faktor yang cukup sensitif, yakni bahasa pemrograman yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi. Untuk IPhone, anda harus membuatnya dengan bahasa pemrograman Objective-C yang mirip namun tidak sama persis dengan C++. Objective C? Hm.. sangat asing memang, karena hampir tidak ada perusahaan yang menggunakan bahasa pemrograman ini kecuali untuk aplikasi mobile IPhone
Lalu bagaimana dengan Android? Anda bisa membuat aplikasi android dengan pemrograman Java, yang merupakan salah satu bahasa pemrograman yang digunakan luas di perusahaan – perusahaan. Selain itu anda juga bisa membuat aplikasi Android dengan C/C++ dengan beberapa kesulitan, melalui pendekatan yang mirip dengan JNI untuk aplikasi java.
Tapi selain itu sebenarnya ada banyak cara untuk membuat aplikasi android salah satunya adalah dengan menggunakan phonegap.
3. Sistem Operasi untuk membuat Aplikasi
Jika kita ingin membuat aplikasi IPhone, maka syarat pertama anda harus memiliki komputer Macs. Sedangkan untuk android, anda bisa membuat aplikasi dengan Sistem Operasi apa saja, yang terpenting adalah anda memiliki Java dan Eclipse yang sudah terinstal di komputer anda. Jadi anda bisa menggunakan OS Mac, windows, Linux, Solaris dlsb (dan lainnya saya bingung) 
4. Lowongan Kerja.
Faktor berikutnya adalah lowongan kerja. Grafik di bawah ini menujukan perbandingan perusahaan yang membutuhkan kemampuan pemrograman Android dibandingkan dengan IPhone.
5. Trend pencarian Google
Faktor berikutnya adalah trend pencarian Google, dimana semakin banyak orang mencari topik tentang pemrograman android ketimbang Iphone, kenapa? Ada banyak faktor, salah satunya adalah karena memang Android lebih terbuka dalam hal pengembangan aplikasi ketimbang IPhone
6. Pasar
Lalu bagaimana dengan Pasar? Ya, grafik berikut sepertinya cukup memberikan penjelasan 😉
7. Isu Lain
Banyak isu yang bisa dijadikan pertimbangan, salah satunya adalah jumlah Smartphone Android yang semakin meningkat pesat dibanding pesaingnya Iphone. Survey menunjukkan 3 dari 4 smartphone adalah Android.
Isu lain adalah masalah pembajakan, karena sifatnya yang cukup bebas maka aplikasi Android lebih rawan pembajakan ketimbang Iphone. Ini dikarenakan user android lebih menyukai gratisan ketimbang user Iphone yang memang lebih ‘royal’. Memang di sisi ini Iphone unggul. Selain itu memang apple membangun brand mereka begitu kuat, sehingga terdapat nilai gengsi yang cukup tinggi jika memiliki Iphone ketimbang smartphone Android
Kesimpulan
Yups, begitu ulasan saya tentang motivasi mengapa mengembangkan aplikasi Android, cukup menjajikan dibandingkan yang lain. Namun ini bukan serta merta saya anti IPhone. Saya hanya mencoba bersikap realistis. Karena prinsip dasarnya adalah semakin banyak ilmu adalah semakin baik. Namun untuk pijakan awal belajar bahasa pemrograman untuk smartphone, saya rasa di Android anda lebih dimudahkan ketimbang belajar pemrograman untuk aplikasi untuk OS lain 😉



