Bagaimana Memulai Memprogram Digispark
Digispark adalah board mikrokontroler berbasis ATtiny85 mikrokontroler 8-bit keluaran Atmel dengan frekuensi maksimum 20MHz. Dapat diprogram dengan Arduino IDE layaknya jajaran board arduino lainnya.
Pada tulisan sebelumnya saya telah membahas singkat tentang spesifikasi dan fitur yang dimiliki Digispark. Pada tulisan kali kita akan belajar bagaimana mensetup Arduino IDE dan melakukan pemrograman pertama pada digispark.
Jika anda belum memiliki digispark, silahkan dapatkan di Toko- toko yang menjual komponen elektronika, atau yang paling praktis, dapatkan secara online di TOKO BEY dengan mengakses link berikut Berikut penampakan dari Digispark.
Catatan: Digispark, kini tersedia di TOKO BEY. klik disini untuk membuka halaman pembelian
Pada Arduino IDE pilih File > Preferences. Setelah terbuka jendela dialog Preferences, tambahkan pada Additional Board Manager URLs. link berikut
Setelah selesei, klik Finish. Lalu klik Tools -> Board -> Boards Manager. Saat jendela Boards Manager terbuka, pilih Type menjadi Contributed, dan install Digistump AVR Board. Proses tersebut diilustrasikan oleh gambar berikut
Pada komputer saya yang menggunakan windows 7. Saat proses instalasi board, sistem akan memunculkan jendela popup tambahan yang meminta untuk melakukan instalasi driver digistump menggunakan wizard yang disediakan. Ikuti saja prosesnya, seperti instalasi driver device biasanya
Catatan: Pada Sistem Operasi windows 8.1 keatas, kemungkinan jendela instalasi driver tidak muncul disebabkan karena masalah izin akses. Untuk itu instalasi driver harus dilakukan manual pada direktori
C:/Users/[nama-user]/AppDataLocal Arduino15/packages/digistumptoolsmicronucleus2.0a4/post_install.bat.Klik kanan dan pilih Run as Administrator. File tersebut akan menjalankan wizard instalasi.
Ketika semua sudah siap. Kini saatnya memprogram Digispark. Buat program sederhana untuk membuat led test di digispark berkedip – kedip. Digispark sudah menyediakan template programnya di File > examples > Digispark_examples > start. Berikut program sederhana tersebut
This file contains hidden or bidirectional Unicode text that may be interpreted or compiled differently than what appears below. To review, open the file in an editor that reveals hidden Unicode characters.
Learn more about bidirectional Unicode characters
| // the setup routine runs once when you press reset: | |
| void setup() { | |
| // initialize the digital pin as an output. | |
| pinMode(0, OUTPUT); //LED on Model B | |
| pinMode(1, OUTPUT); //LED on Model A or Pro | |
| } | |
| // the loop routine runs over and over again forever: | |
| void loop() { | |
| digitalWrite(0, HIGH); // turn the LED on (HIGH is the voltage level) | |
| digitalWrite(1, HIGH); | |
| delay(1000); // wait for a second | |
| digitalWrite(0, LOW); // turn the LED off by making the voltage LOW | |
| digitalWrite(1, LOW); | |
| delay(1000); // wait for a second | |
| } |
Yang perlu diperhatikan saat mengupload program, prosesnya akan sedikit berbeda dengan board arduino umumnya, kita harus mengklik tombol Upload terlebih dahulu, lalu menunggu muncul pesan
Setelah itu, baru kemudian Digispark dicolokkan ke port USB. Jika tidak, maka Digispark tidak akan terbaca oleh, sehingga jika sudah terlanjur dicolokkan ke port USB, maka harus di-replug, copot lalu sambung lagi.
Selamat, kini Digispark siap untuk dieksplorasi lebih lanjut 🙂

