Advertisement

Berkenalan dengan Arduino

1 859

9d19310763171b0d958d23a18b3d7e1c_400x400Arduino mulai booming beberapa tahun di Indonesia, ditandai dengan semakin mudah dijangkaunya development board ini di toko online ataupun offline. Banyak project elektronika di Indonesia yang mulai menggunakan arduino sebagai kontrolernya. Sebuah berita bagus karena orang semakin dimudahkan untuk mengembangkan berbagai macam perangkat intrumentasi ataupun otomasi karena penggunaan hingga pemrogramannya telah didesain sedemikian rupa sehingga orang awam yang tidak memahami mikrokontroler ataupun elektronika bisa menggunakannya. Namun menurut opini penulis arduino adalah pintu masuk bagi mereka para pemula untuk masuk ke dunia embedded device. Oleh karena itu tentu menjadi sangat baik jika setelah memahami arduino, kita beranjak ke tahap selanjutnya untuk mengetahui bagaimana arduino bekerja, lalu masuk ke jantung dari arduino itu sendiri yakni Mikrokontroler.

Apa itu Arduino?50450-IMG_5222

Secara singkat arduino adalah modul development board mikrokontroler yang dirancang oleh Massimo dkk. sedemikian rupa baik dari segi hardware maupun software sehingga menjadi begitu user friendly  alias mudah digunakan, bahkan oleh mereka yang awam elektronika sekalipun.

Secara garis besar, arduino terdiri dari dua bagian. Bagian pertama adalah hardware arduino board dan yang kedua adalah Arduino IDE tempat kita membuat program (disebut dengan istilah sketch) di komputer PC lalu menguploadnya pada Arduino. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah processing. Mirip atau bisa dibilang sama dengan C atau C++. Jadi mereka yang sudah familiar dengan pemrograman C dan C++ tidak akan merasa kesulitan menggunakannya.

Arduino bersifat open source sehingga anda bisa membuatnya sendiri lalu menjualnya selama tidak menggunakan nama arduino sebagai mereknya. Meskipun begitu, banyak toko elektronika yang menjual clone dari arduino namun dengan merek Arduino, harga jualnya bisa sepertiga dengan yang versi originalnya (versi original berkisar 300 ribuan rupiah untuk Arduino Uno, sedangkan versi clone berkisar 100 ribu rupiah ). Mungkin inilah yang membuatnya begitu populer di Indonesia, yaitu karena banyaknya clone yang beredar dengan harga yang murah (bandingkan dengan modul development board mikrokontroler lain yang beredar di Indonesia). Selain itu juga dukungan komunitas yang sudah matang dan banyak library  yang tersedia juga menjadi faktor lain yang tidak kalah penting

Ada berbagai aksesoris dan modul tambahan yang kompatibel dengan Arduino yang disediakan baik oleh arduino sendiri secara resmi ataupun komunitas, beberapa contoh shield yang populer adalah adalah Ethernet shield, mp3 Shield,  bluetooth shield. Shield – shield tersebut juga sudah dirancang khusus sehingga untuk merangkainya dengan arduino kita tidak memerlukan solder seperti dulu lagi,  tinggal bongkar pasang saja bak mainan Lego.

Ada berbagai varian Arduino yang disediakan, anda bisa melihat daftarnya di situs resminya, namun yang paling populer digunakan adalah Arduino Uno dengan jantung Mikrokontroler AVR328 dengan  fitur sebagai berikut

  • 14 pin IO Digital (pins 0–13)
  • 6 Pin Masukan Analog (Pin 0-5)
  • 6 Pin PWM (Analog) pin 3, 5, 6, 9, 10, dan 11

Di dalam mikrokontroler AVR328 sendiri telah diprogramkan boatloader,yang membuat ia bisa dengan mudah diprogram dengan menggunakan Arduino IDE. Itulah sebabnya anda  tidak bisa mengganti begitu saja mikrokontroler AVR328 dengan yang anda beli sendiri di toko.

Menarik namun..

Bagi para hobbyst dan hackers seperti saya tentu Arduino menjadi menarik untuk dipelajari karena kemudahan penggunaannya, kita tidak perlu memikirkan register – register yang terlibat jika kita harus menggunakan fitur yang terlibat dalam mikrokontroler, tinggal gunakan library yang tersedia dan beres. Tapi kelebihan ini yang juga menjadi kekurangan, karena kita menjadi mengenal arduino sebagai sebuah platform tersendiri, dan banyak yang tidak memahami perbedaanya dengan mikrokontroler yang sebenarnya menjadi jantung dari arduino.

Sedang bagi mereka yang ingin merancang instrumentasi dengan perhitungan yang berorientasi budget dan komersial. Arduino mungkin kurang cocok karena harga yang ditawarkan relatif mahal dibandingkan keping mikrokontroler AVR yang seharga 20 hingga 30 ribuan rupiah. Namun karena sifatnya yang terbuka, mereka masih bisa merancang hardware “arduino” versinya sendiri dan memanfaatkan Arduino IDE dan librarylibrary-nya yang tersedia secara terbuka dan gratis.

1 Komentar
  1. […] Cara instalasi library bisa anda pelajari di website resmi Arduino berikut.  Pada tulisan ini embeddednesia mengasumsikan bahwa pembaca telah berkenalan dengan arduino sebelumnya, jika anda baru mengetahui dan belum berkenalan dengan arduino, silahkan baca postingan embeddednesia yang sebelumnya […]

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

%d blogger menyukai ini: