Dear OpenCV!

Tutorial Computer Vision (Bagian - 3)

1 156

object-7-1-1024x455

Setelah berhasil mensetup environment untuk Visual Studio dan library OpenCV, kini saatnya memulai program pertama menggunakan OpenCV dan Visual Studio.  Ini adalah tulisan lanjutan dari seri tutorial pemrograman Computer Vision, jika anda belum mengikuti tulisan embeddednesia mengenai Computer Vision dari awal, kami sarankan untuk membacanya terlebih dahulu.

  1. Pertemuan Pertama
  2. Mengatur Environment

Sebagaimana pernah dibahas sebelumnya, bahwa dalam tulisan ini, saya mengasumsikan pembaca sudah paham mengenai dasar-dasar pemrograman object oriented menggunakan C++. Sehingga dalam tulisan ini hanya akan diulas mengenai fungsi – fungsi penting yang terkait dengan OpenCV

Program DearOpenCV yang akan kita buat memiliki prinsip sederhana, menyimpan data image dari sebuah file image menjadi matriks. lalu menampilkannya lagi dalam jendela gui OpenCV. Anda bisa menggunakan file image apa saja. Embeddednesia akan memberi contoh gambar berikut. Simpan dan beri nama file embeddednesia.png. Anda juga boleh menggunakan gambar yang anda inginkan

embbedednesia

Selanjutnya. Pada Aplikasi Microsoft Visual Studio, di Solution DearOpenCV yang telah dibahas pada tulisan embeddednesia sebelumnya, buat program berikut di DearOpenCV.cpp

Jika anda pernah mengikuti tutorial pengolahan citra menggunakan Matlab yang pernah dibahas embeddednesia. Anda akan menyadari ada beberapa fungsi dari OpenCV yang menyerupai dengan sintaks  – sintaks yang dibuat Matlab. Hal ini mungkin si perancangnya, terinspirasi dari penamaan yang dimiliki Matlab. Sebuah keutungan bagi developer yang pernah bersentuhan dengan Matlab sehingga secara intuitif dapat memahami fungsi – fungsi dari OpenCV.

dearopencv2a

Salah satu yang penting adalah di baris 4. Yaitu fungsi imread,

Mat imread(const string& filename, int flags=1)

Fungsi ini  mengambil data gambar dari file tertentu di dalam lokal dan memberikan return berisi matriks. fungsi ini mendukung hampir semua format image file, mendeteksi konten daripada ekstensinya. Parameter flag mengindikasikan warna yang dimuat ke memori yang bisa jadi berbeda dengan warna asli yang ada pada file, nilai defaultnya adalah 1, artinya diload apa adanya sesuai dengan warna image pada file

Untuk membuat window gui di opencv dapat digunakan namedWindow dengan argumen string berupa nama window dan flag yang merupakan properties dari window yang dibuat

void namedWindow(const string& winname, int flags=WINDOW_AUTOSIZE)

Meskipun jendela window sudah dibentuk, namun window ini masih tidak terlihat di layar, masih disimpan dalam memori. Untuk menampilkan window gui tersebut, digunakan fungsi imshow seperti baris 27

void imshow(const string& winname, InputArray mat)

Fungsi imshow akan menampilkan window berserta matriks image yang telah disimpan di memori menggunakan fungsi imread sebelumnya.

Sedangkan fungsi waitKey seperti namanya adalah menunggu sebuah tombol keyboard ditekan atau menunggu beberapa milisecond jika argumen delay tidak diisi dengan 0. Jika nilainya 0, maka fungsi akan menunggu dalam waktu yang tak terbatas.

int waitKey(int delay=0)

Setelah semuanya ok, kini jalankan program. Jika program anda berjalan dengan benar, maka tampilan program akan seperti berikut

dearopencv

Selamat, kini anda berhasil menjalankan program pertama OpenCV. Eksplorasi lebih dalam  menanti di tulisan selanjunya.

 

1 Komen
  1. […] adalah tulisan lanjutan dari seri tutorial Pemrograman Computer Vision menggunakan OpenCV. Sebelumnya, embeddednesia telah sampai pada ulasan bagaimana membuat program pertama dengan OpenCV, dan Visual Studio 2017 Community […]

%d blogger menyukai ini: