Pemrograman Mikrokontroler STM32 Dengan Eclipse/GCC (Bagian – 2)

0 314

Setelah pada bagian sebelumnya, dilakukan pengaturan environment pada Eclipse IDE untuk memulai  pemrograman STM32. Dalam tulisan ini, embeddednesia akan membuat program pertama untuk Mikrokontroler STM32. Bagi anda yang belum mengikuti bagian 1 tulisan ini, direkomendasikan untuk membaca terlebih dahulu agar anda tidak kebingungan saat menginjak pada bagian ini.

Jalankan Eclipse yang sebelumnya telah diinstall. Lalu pilih File > New > C/C++ Project. Pada Jendela dialog  New C/C++ Project . Pilih template C++ Managed Build. Klik Next

3

Pada kotak dialog berikutnya, isi nama project pada Project Name. Pada contoh, penulis memberi nama Project DearSTM32. Karena mikrokontroler target yang digunakan adalah STM32F10C8T6 yang merupakan subfamili STM32F10x, maka pada kotak Project Type pilih direktori Executable > STM32F10x C/C++ Project. Klik Next

4

Jendela berikutnya berisi detail mengenai project STM32F10x yang ingin dibuat. STM32F10x adalah mikrokontroler jenis medium density, jadi biarkan semua isiannya pada nilai default, langsung saja klik Next. Begitu juga pada kotak dialog Define the project Folders and other options, biarkan nilainya pada kondisi default lalu klik Next.

Pada Jendela dialog Select Configuration, biarkan saja di pengaturan default, klik Next lagi.

7





Di kotak Dialog GNU ARM Cross Toolchain, biasanya Eclipse akan otomatis mendeteksi toolchain GNU Tools Arm Embedded yang telah diinstall sebelumnya. Jika tidak ada, atur terlebih dahulu pada direktori dimana direktori instalasi gnu arm berada. Setelah itu klik Finish. Setelah itu, Eclipse akan mengenerate template project yang membuat LED berkedip

eclipse-7a

Sekilas program yang digenerate oleh Eclipse memiliki prinsip dan API yang tidak jauh berbeda dengan yang telah dipelajari dalam Seri Tutorial Pemrograman STM32 menggunakan CooCox IDE sebelumnya. Yang berbeda hanyalah struktur class yang dipisah dan dijadikan 4 class. yaitu main.cpp, BlinkLed.cpp, timer.cpp, dan _write.cpp

8

Perhatikan inisialisasi di fungsi  blinkLed.powerUp(); yang berada di class BlinkLed.cpp. Fungsi – fungsi yang digunakan tersebut sama dengan yang pernah embeddednesia bahas pada seri tutorial pemrograman STM32 sebelumnya.





Jika anda jeli, anda akan menemukan bahwa definisi dari port yang akan melakukan proses blinking. diatur pada BlinkLed.h. yang berada pada direktori include. Perhatikan pada baris 41 dan 42 terdapat konstanta BLINK_PORT_NUMBER dan BLINK_PIN_NUMBER yang sebelumnya diset berturut – turut 2 dan 12, yang berarti port blinking adalah GPIOC12. Dikarenakan dalam tutorial ini LED Tester pada mikrokontroler target berada pada GPIOC13 maka BLINK_PIN_NUMBER diubah dari 12 menjadi 13

gpio

Setelah itu Build dengan mengklik icon Hammer pada Command Bar Eclipse. Proses build akan me-compile source code .cpp menjadi file .hex. File .hex ini yang akan dimasukan kedalam Mikrokontroler target

9

Jika proses build berhasil, Console Eclipse akan menujukan hasil seperti gambar

10

Setelah file hex didapatkan, kini jalankan STLINK Utilty yang telah diinstal pada tulisan sebelumnya. Pastikan juga STLINK dan Mikrokontroler target telah terhubung. Klik Connect untuk membuka koneksi antara komputer ke mikrokontroler target. Lalu Pilih File > Open (atau gunakan shortcut Ctrl+O) dan pilih lokasi file Hex berada.

Untuk mulai memprogram gunakan Target > Program & Verifiy (atau gunakan shortcut Ctrl+P). Pada jendela dialog konfirmasi download, klik Start untuk memulai proses download ke mikrokontroler target. Setelah proses download berhasil, jangan lupa untuk memutus sambungan dengan mikrokontroler dengan mengklik disconnect.

13

Jika program yang anda miliki benar, maka LED test yang berada di GPIOC13 akan berkedip – kedip. Selamat kini anda berhasil memprogram Mikrokontroler STM32 dengan Eclipse/GCC

050b5678b3dbe7906b7eebbbb18572a9

%d blogger menyukai ini: