Tutorial Elektronika Embedded dan Pemrograman Sampai Mahir

Tutorial Pemrograman C/C++ di Linux Ubuntu : Pertemuan Pertama

1 37

Dalam beberapa tutorial tentang ROS dan juga Computer Vision, embeddednesia menggunakan bahasa pemrograman C++ untuk membangun sebuah node. C++ dan Python adalah bahasa pemrograman yang umum digunakan untuk memprogram dalam environment ROS. Namun itu bukan berarti tidak boleh menggunakan bahasa pemrograman yang lain. Concern – nya lebih ke arah dukungan komunitas.

Jika seorang developer menggunakan bahasa pemrograman yang banyak orang gunakan, maka ketika mengalami kesulitan seperti error, kemungkinan untuk mendapatkan jawaban melalui search di  google atau stackoverflow akan jauh lebih besar karena  developer lain juga mungkin pernah mengalami masalah dan telah mengetahui solusinya. Hal ini membuat upaya pegembangan perangkat lunak robot akan lebih mudah karena dukungan komunitas yang besar

Mengingat mungkin banyak programmer robotik, yang hanya akrab dengan bahasa pemrograman C, tapi bukan C++. Ini adalah awal dari serial tulisan tentang bahasa pemrograman C++ dimana penulis akan mengulas dasar – dasar pemrograman C++. Yang nanti akan berguna saat memprogram software robotik di dalam lingkungan ROS yang notabene bersistem operasi Linux Ubuntu.

Dalam seri tulisan ini penulis menggunakan Ubuntu versi 16.04 LTS. Sehingga sangat disarankan untuk menggunakan versi sistem operasi yang sama. Image dari sistem operasi Ubuntu, bisa didapatkan melalui situs resmiya di sini

  • Asal Mula

C++ adalah superset dari bahasa pemrograman C. Project bahasa pemrograman C++ dimulai di tahun 1979 yang disebut sebagai “C with Classes” oleh seorang programmer komputer bernama Bjarne Stroustroup. Tujuan utamanya adalah menambahkan fungsionalitas Pemrograman Berbasis Object (Object Oriented Programming) ke dalam bahasa pemrograman C, sementara secara bersamaan memilihara portabilitas tanpa mengorbankan kecepatan atau fungsionalitas terhadap akses aras bawah.





 

  • Linimasa

Pada tahun 1983. project “C with Classes” berubah nama menjadi  C++. Operator ++ digunakan sebagai increment nilai suatu variabel. Sehingga C++ berarti versi selanjutnya dari bahasa Pemrograman C. Tujuh tahun kemudian, pada 1990, Compiler Borland Turbo C++ dirilis ke pasaran sebagai produk komersial.

Pada tahun 1998, standar C++ dipublikasikan sebagai C++ ISO/IEC 14882:1992 atau biasa dikenal sebagai C++ 98. Di tahun 2005, komiter standar C++ merilis sebuah laporan dari fitur baru yang ditambahkan ke standar C++. Pada 2011, standar C++ yang baru telah selesei ditambahkan

  • C/C++ di Ubuntu Linux 

Sistem Operasi Ubuntu Linux sudah secara built-in terinstall Compiler C/C++ yng disebut sebagai GCC/G++. GCC adalah singkatan dari GNU Compiler Collection, yang merupakan compiler untuk bahasa pemrograman C, C++, Objective – C, Fortran, Ada, dan Go juga pustaka – pustaka standar pada bahsa tersebut. GCC dirilis oleh GNU Project oleh Richard Stallman





  • Compiler GCC dan G++

Compiler C di dalam sistem operasi Linux disebut GCC, dan compiler C++ adalah G++. Baik GCC dan G++ keduanya adalah shell comand dari compiler.

tedy@slvrebw:~$ gcc
gcc: fatal error: no input files
compilation terminated.
tedy@slvrebw:~$ g++
g++: fatal error: no input files
compilation terminated.

jika pesan tersebut tidak muncul, maka ini berarti GCC dan G++ belum terinstall pada Sistem Operasi. Berikut adalah langkah – langkah untuk  melakukan instalasi

sudo apt-get update
sudo apt-get install build-essential manpages-dev

Paket build-essential berisi sejumlah paket yang berguna untuk pengembangan perangkat lunak di Ubuntu Linux. Setelah perintah tersebut dijalankan tanpa error, guna memverifikasi bahwa instalasi telah berhasil, dapat digunakan perintah berikut

whereis gcc
whereis g++

Perintah tersebut berfungsi untuk mengindentifikasi lokasi instalasi dari gcc/g++ sedangkan untuk mengetahui versi dari gcc/g++ gunakan perintah berikut

gcc version
g++ version
  • GNU Project Debugger

Setiap bahasa pemrograman biasanya  akan hadir bersama dengan tool yang berguna untuk melakukan debugging. Untuk C/C++ di environment Linux, ada GDB yang merupakan singkatan dari GNU Debugger. Untuk memastikan apakah GDB sudah terinstal di environment Ubuntu Linux dapat digunakan perintah sebagai berikut

gdb
gdb version
  • Code Editor

Untuk memprogram seorang programmer bisa menggunakan berbagai macam editor hingga IDE yang disuka, mulai dari VIM, gedit hingga vscode. Dalam seri tutorial ini dan selanjutnya penulis menggunakan vscode untuk menulis program, namun meskipun begitu, pembaca bebas memilih code editor yang disukainya.

Untuk menginstall VSCode, terlebih dahulu unduh file instalasi .deb melalui situs resminya di https://code.visualstudio.com/Download lalu pilih ekstensi .deb dengan environment yang sesuai (Ubuntu 32 bit atau 64 bit)

Setelah selesei diunduh kemudian install dengan perintah berikut

 sudo dpkg -i /path/to/deb/file

Yak, kini semua perangkat untuk memulai pemrograman C++ di sistem operasi Ubuntu Linux telah siap. Pada tulisan selanjutnya, embeddednesia akan membahas bagaimana membuat program pertama, me-compile hingga melakukan debugging

1 Komen
  1. […] Tutorial Pemrograman C/C++ di Linux Ubuntu : Pertemuan Pertama […]

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: