Advertisement

Hello Atmel Studio !!

0 1.296

Setelah pada tutorial sebelumnya kita telah berkenalan dengan Atmel Studio 6 dan belajar untuk  membuat sebuah project baru. Sekarang kita akan membuat sebuah program pertama menggunakan Atmel Studio. Pogram Pertama biasa disebut Hello World!.

Saya pernah membahas bagaimana mengakses  port Output menggunakan CodeVision AVR. Anda bisa kembali melihat kembali ke postingan saya sebelumnya, berikut dengan penjelasan register – register terkait yang digunakan. Untuk masalah register-register yang digunakan, sudah barang tentu tidak akan ada perbedaan antara kedua Compiler ini, karena kita menggunakan target yang sama.

Berikut source code jika saya menggunakan Atmel Studio.





Pada tutorial ini saya menggunakan PORTD bukan PORTC. Jika dalam CodeVision AVR kita menggunakan #include <mega16.h> sesuai jenis mikrokontroler yang digunakan, maka pada Atmel Studio, kita cukup memasukan #include <avr/io.h> , ini berlaku untuk semua jenis mikrokontroler yang didukung Atmel Studio. Karena saat membuat project (atau Solution, istilah yang digunakan Atmel Studio), kita telah mendefinisikan project yang dibuat akan ditujukan untuk mikrokontroler apa.

Perbedaan berikutnya adalah, saat  memberikan delay kita menggunakan statement _delay_ms yang terdapat pada library util/delay.h. ingatlah untuk mendefiniskan clock mikrokontroler yang digunakan agar delay yang diberikan pada program akurat saat nanti ditanam pada mikrokontroler.

#define F_CPU 12000000UL

Untuk melakukan build atau compile program yang telah dibuat, pilih menu Tools > Build Solution. Jika berhasil di-build, maka file hex akan digenerate di subdirektori Debug pada direktori project tersebut. Setelah file hex berhasil digenerate , maka anda bisa mendownloadnya ke dalam mikrokontroler. Silahkan simak bagaimana cara membuat downloader dan mendowload program ke dalam mikrokontroler di tulisan saya yang sebelumnya.

Begitu file hex telah berhasil ditanamkan ke dalam mikrokontroler, maka  perhatikan apa yang terjadi pada LED di PORT D dengan rangkaian seperti berikut :

Demikian tutorial singkat saya kali ini.

Salam elektronika!

Update 08/01/2019 : Pembaca juga dapat  membangun project C/C++ untuk Mikrokontroler 8 bit menggunakan Eclipse IDE yang dibahas pada tulisan berjudul Belajar Mikrokontroler AVR Tanpa Arduino 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

%d blogger menyukai ini: