Advertisement

Belajar Mikrokontroler AVR Tanpa Arduino : Project Pertama

0 374

Setelah pada tulisan sebelumnya dibahas bagaimana menginstal dan melakukan konfigurasi pada Eclipse CDT untuk dapat digunakan dalam pembuatan program C/C++ untuk mikrokontroler AVR. Kali ini akan diulas bagaimana membuat project pertama C/C++ untuk target  mikrokontroler AVR menggunakan Eclipse CDT + Plugin Eclipse AVR.

Untuk pengguna yang terbiasa menggunakan CVAVR dapat menyimak tutorial yang dibuat penulis beberapa tahun yang lalu, meskipun untuk sekarang menurut hemat penulis tidak direkomendasikan, dikarenakan sifat CVAVR yang merupakan shareware dimana pengguna diharuskan membayar jika ukuran program melebihi ukuran tertentu.

Program hello world yang dibuat dalam tutorial ini akan sama jika pembaca menggunakan Atmel Studio.  Penulis pernah membahas bagaimana menggunakan atmel studio di tautan berikut. Sehingga pembaca dapat memilih salah satu diantara dua, memprogram menggunakan Atmel Studio atau Eclipse CDT. Karena keduanya menggunakan toolchain yang sama

Penulis akan mengasumsikan  pembaca telah mengikuti tutorial sebelumnya tentang bagaimana menginstal dan melakukan konfigurasi pada Eclipse CDT sehingga dapat digunakan untuk memprogram mikrokontroler AVR. Jika pembaca belum membaca tulisan tersebut, disarankan untuk membacanya terlebih dahulu pada tautan berikut

Untuk memulai membuat project baru, pada Eclipse pilih menu File > New C/C++ Project. Eclipse akan memunculkan beberapa jendela dialog untuk bisa dikonfigurasi. Pada jendela dialog pertama, pilih C Managed Project lalu klik Next

Adverstiment

Pada tahap berikutnya, pilih  AVR Cross Target Application > Empty Project pada panel project type. Sedangkan pada panel Toolchains pilih AVR-GCC Toolchain klik Next.

Setelah itu, sesuaikan MCU Type, dengan mikrokontroler yang digunakan. Penulis menggunakan ATMega16, sehingga pengaturannya menjadi sebagai berikut lalu klik Finish.

Eclipse akan mengenerate project C yang dapat dilihat pada Project Explorer. Atur terlebih dahulu Properties Project dengan klik kanan pada direktori project di Project Explorer lalu pilih C/C++ Build > Settings, lalu check opsi Generate HEX file for Flash memory dan Generate Hex file for EEPROM. Langkah ini penting karena jika opsi tersebut tidak dilakukan maka hex file yang nanti akan digunakan untuk didownload ke mikrokontroler tidak akan ter-generate.

Adverstiment

  • Hello World

Setelah semua siap, kini saatnya membuat source file C/C++. Klik kanan pada direktori project lalu pilih New > Source File sehingga tampil jendela dialog seperti gambar,

Perhatikan, pada source file diisi dengan main.c sebagai nama file c tempat program mikrokontroler akan ditulis. Setelah itu klik Finish. Berikut adalah program yang ditulis pada file  main.c

- Advertisement -

Untuk melakukan compile, tinggal klik icon palu (build) atau klik kanan pada direktori project, lalu pilih Build Project. Proses build/compile akan mengubah source code c/c++  menjadi file binary .hex. Perhatikan pada sub direktori Debug akan terdapat file hexa yang nanti bisa diupload / download ke mikrokontroler

 

  • Upload Program

Setelah file .hex didapatkan, kini programmer tinggal men-download-nya ke mikrokontroler.  Untuk mendownloadnya, diperlukan antarmuka downloader sebagai jembatan komputer pc ke mikrokontroler. Dowloader yang digunakan  dapat berupa USB-ASP atau port paralel. Sofware yang dapat digunakan pun beragam, bisa menggunakan PonyProg, AVRDude, ProgISP juga yang lain berdasarkan dengan jenis antarmuka download yang digunakan 

Penulis pernah membahas bagaimana mendowload file binary hexa ke mikrokontroler menggunakan antarmuka port paralel. Pembaca bisa mempelajarinya di tautan berikut 

Namun Karena keberadaan Port Paralel kini telah dihilangkan. Maka alternatif lainnya adalah menggunakan downloader USB-ISP yang memanfaatkan antarmuka USB dari komputer. Perangkat ini banyak tersedia di situs jual beli ecommerce

Di dalam sesi selanjutnya, embeddednesia akan membahas bagaimana mendownload program hexa ke dalam mikrokontroler 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: