Advertisement

Tutorial STM32F4 : Bagaimana Memulai Menggunakan Nucleo-F446RE

1 66

Setelah sebelumnya, embeddednesia mengulas tentang development board generik (black board) yang berbasis mikrokontroler STM32F407VET6, kali ini giliran untuk membahas mengenai  mikrokontroler STM32 “branded” dengan sedikit selisih harga dari black board yaitu Nucleo-F446RE  yang berbasis mikrokontroler STM32F446RE.

Nucleo-F466RE adalah development board dari STMicroelectronics berbasis mikrokontroler STM32F446RE yang mendukung konektivitas Arduino dan juga Morpho. Dilengkapi dengan fitur – fitur sebagai berikut

  • Mikrokontroler STM32 dengan package LQFP64
  • 1 LED user  yang dapat digunakan  dengan Arduino
  • 1 push button user dan 1 push button reset
  • Osilator kristal 32.768 kHz
  • Konektor Board : Arduino Uno V3 yang diekspansi dengan konektor morpho ST untuk akses penuh terhadap semua GPIO STM32
  • Pilihan yang fleksibel untuk catu daya, dapat melalui ST-LINK, USB VBus atau sumber eksternal
  • ST-LINK sebagai alat untuk melakukan debugging dan  programming  mikrokontroler yang dilengkapi juga dengan port debug dan Virtual COM Port
  • Dapat diprogram dengan banyak pilihan software dan IDE

Gambar 1  adalah bentuk fisik dari Nucleo – F466RE yang digunakan oleh penulis.

Jika dibandingkan dengan development board generik yang berbasis STM32F407VET6. Keduanya sama – sama berasal dari famili yang sama, STM32F4 yang merupakan mikrokontroler berinti ARM Cortex-M4, sehingga keduanya dapat digunakan untuk belajar mikrokontroler STM32F4.  Sehingga code yang dijalankan pada blackboard , akan kompatibel juga ketika dijalankan pada Nucleo-F446RE.

  • Diagram Pinout

Kelebihan dari development board keluaran Nucleo jika dibandingkan dengan development board yang lain adalah kompatibilitas pin – pin yang dimilikinya dengan Arduino Uno. Sehingga shield pada Arduino Uno, harusnya juga dapat digunakan pada development board Nucleo ini.

Adverstiment

Pada gambar 2 berikut adalah diagram pinout dari Nucleo-F446RE untuk header konektor Arduino sebelah kiri

Gambar 2

 

Sedangkan di gambar 3, menujukkan diagram pinout untuk header Arduino di sisi kanan.

Gambar 3

Untuk  konektor Morpho di sebelah kiri ditunjukkan oleh gambar 4, sebagai berikut

Gambar 4.

Dan header konektor Morpho di sisi kanan ditunjukan oleh gambar 5

Gambar 5.

Adverstiment

  • ST-LINK Bawaan

Nucleo F446RE juga telah dilengkapi dengan STLINK V2, sehingga untuk men-dowload binary program,  cukup dihubungkan dengan komputer melalui koneksi USB tanpa memerlukan periferal tambahan. Untuk mengakses dokumentasi dari Nucleo – F446RE, pengguna dapat mengaksesnya di tautan berikut

  • Inti Mikrokontroler STM32F446RE
Gambar 6.

Sebagai development board berbasis mikrokontroler STM32F446RE, tentu programmer wajib mengetahui seluk beluk dari mikrokontroler yang akan digunakan ini. Mikrokontroler jenis STM32F446RE memiliki ukuran memori Flash sebesar 512 Kbyte dan SRAM sebesar 128 Kbyte.

Catatan:

  • Memori Flash : Memori yang digunakan mikrokontroler untuk menyimpan code program
  • Memori SRAM : Memori yang digunakan untuk menyimpan variabel dari data program

Penulis menyarankan agar pengguna development board ini,  mengunduh dokumentasi  mikrokontroler STM32F446RE berupa datasheet dan reference manual -nyhttps://www.officelovin.coma. Hal tersebut diperlukan sebagai acuan kala anda ingin menggunakan suatu fitur yang ada pada mikrokontroler tersebut. Pembaca dapat mengunduh ragam dokumentasi yang diperlukan pada tautan ini.

  • Dukungan Virtual COM Port

Sebelum mulai menggunakan Nucleo-F446RE, pastikan beberapa driver ST-LINK berikut telah diinstal pada komputer yang akan digunakan. Jika belum, pembaca dapat mengunduhnya terlebih dahulu melalui tautan ini.

Ketika pertama kali dihubungkan dengan  komputer lewat kabel USB. Pada Device Manager akan ditemukan koneksi Port Virtual COM

Gambar 7.

Perhatikan bahwa pengguna tidak hanya mendapatkan koneksi ST-LINK Debug tapi juga koneksi serial STLink Virtual Com Port yang terbaca ada di COM4.

  • Memulai Memprogram

Sebagaimana mikrokontroler  STM32 yang lain, Nucleo-F446RE ini dapat diprogram dengan menggunakan banyak jenis IDE, mulai dari menggunakan STM32CubeMX, EclipseCDT, Arduino IDE, Keil MDK-ARM, System Workbench STM32, hingga yang terbaru adalah STM32CubeIDE. Embeddednesia  akan membahasnya dalam artikel selanjutnya.

Baca juga tulisan tentang #Tutorial Mikrokontroler STM32F4 dan #Tutorial Mikrokontroler STM32  atau tulisan menarik lainnya di kategori Mikrokontroler  ARM 32 bit
1 Komentar
  1. […] Tutorial STM32F4 : Bagaimana Memulai Menggunakan Nucleo-F446RE […]

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: