Advertisement

STM32CubeIDE : STM32CubeMX + IDE Gratis dari STMicroelectronics

4 2.288

Setahun yang lalu, embeddednesia pernah mengulas bagaimana caranya membuat project  mikrokontroler STM32 dengan STM32CubeMX dan IDE menggunakan Eclipse CDT + Plugin GNU MCU Eclipse. Tentu muncul pertanyaan, mengapa STMicroelectronics selaku pembuat mikrokontroler STM32 tidak membuat IDE milik mereka  sendiri, padahal mereka telah membuat generator code dan konfigurator STM32CubeMX, namun sayang,  code hasil generate aplikasi tersebut masih harus di-edit dengan menggunakan IDE lain, seperti Keil MDK-ARM, Eclipse CDT + GNU MCU Eclipse hingga IAR Embedded Workbench.  

 

Jika pembaca memiliki pemikiran sama, tentu artikel ini merupakan kabar gembira, karena Mei 2019 yang lalu STMicroelectronics telah merilis IDE milik mereka sendiri,  yang telah mengintegrasikan STMCubeMX. dan Eclipse CDT sekaligus toolchain ARM yang sudah tersedia secara built-in. Mereka memberinya nama STM32CubeIDE

Karena STM32CubeIDE ini dibangun diatas Eclipse IDE, maka tentu  IDE mereka sudah pasti tersedia untuk banyak platform, mulai Windows, MacOS dan Linux. Dan keuntungan lainnya menggunakan Eclipse IDE adalah kemudahan adaptasi, dikarenakan programmer yang terbiasa menggunakan Eclipse akan lebih cepat memahami penggunaan STM32CubeIDE.

Jika pembaca pernah mengikuti artikel yang membahas bagaimana membangun project menggunakan STM32CubeMX + Eclipse CDT. Pengalaman yang didapatkan akan sama, bahkan lebih mudah. Programmer tidak perlu repot lagi melakukan generate code kemudian mengimpor project tersebut ke Eclipse IDE. Karena kedua fitur aplikasi tersebut telah diintegrasikan di dalam STM32CubeIDE

STM32CubeIDE juga telah mendukung hampir semua jenis mikrokontroler STM32, kecuali STM32MP1 yang merupakan STM32 dengan MPU yang pertama (rencananya akan segera didukung dalam kuartal ketiga tahun 2019 ini). IDE ini juga menjadi alternatif bagi programmer STM32 yang menggunakan SW4STM32 (System Workbench for STM32) yang hingga saat ini sudah tidak terdapat lagi versi yang lebih baru.

  • Download

STM32CubeIDE ini tersedia secara gratis, pembaca dapat mengunduhnya di situs resmi STMicroelectronics di tautan ini.  Pengguna diharuskan terlebih dahulu memiliki akun dan login di situsnya. Pilih sesuai sistem operasi yang digunakan (penulis menggunakan sistem operasi windows). Setelah itu klik Get Software untuk mulai mengunduh

Gambar 1.

Adverstiment

 

  • Instalasi

Setelah selesei diunduh, pengguna akan mendapatkan file zip, ekstrak, lalu klik dua kali file installer  tersebut untuk mulai melakukan proses instalasi. Saat artikel ini dibuat, versi yang terbaru yang digunakan adalah 1.0.1. Pembaca mungkin menemui versi yang lebih baru.

Gambar 2

Pada saat proses instalasi, pengguna tinggal mengikuti langkah – langkah  wizard instalasi yang disediakan sampai selesei.

  • Membuat Project Baru

Setelah proses instalasi selesei, jalankan aplikasi STM32CubeIDE, kemudian pilih folder workspace  yang digunakan. Saat pertama kali dijalankan STM32CubeIDE akan menampilkan halaman welcome sebagaimana gambar. Untuk membuat project baru, pilih Start New STM32 Project.

Gambar 3

Adverstiment

Beberapa saat kemudian Target selector akan diinisialisasi, programmer akan ditampilkan jendela dialog  Target Selection STMCubeMX untuk memilih jenis mikrokontroler yang ingin digunakan. Misalnya digunakan mikrokontroler STM32F103C8T6 yang merupakan mikrokontroler pada development board blue pill (mikrokontroler yang sering dipakai oleh embeddednesia dalam beberapa seri tutorial tentang pemrograman STM32).

Catatan: Pembaca dapat membeli development board bluepill STM32F103C8T6 dan STLINK V2 di TOKO BEY.

Pada part number search ketikkan STM32F103C8. Kemudian pada panel sebelah kanan, akan ditemui spesifikasi mikrokontroler tersebut

Gambar 4

Klik item hasil pencarian pada tabel MCUs/MPUs List lalu klik button Next >. Berikutnya pada jendela dialog Project Setup, berinama project yang diinginkan di field Project Name, misalnya blinky_stm32f103.

Pada Firmware Library Setup terdapat informasi mengenai nama firmware yang akan digunakan berikut versinya. Nama Firmware yang digunakan untuk jenis mikrokontroler ini adalah STM32CubeF1. Klik Finish, untuk memulai membuat project.

Jika ini pertama kalinya membuat project baru, STM32CubeIDE biasanya akan mengunduh paket firmware tersebut melalui repository ST di internet. Lamanya pengunduhan ini,  bergantung pada kecepatan internet yang digunakan.

Gambar 5

 

Programmer dapat mengunduh secara manual terlebih dahulu package STM32CubeF1 pada tautan ini. Lalu mengekstraknya ke repositori lokal komputer Firmware. Untuk mengetahui lokasi repositori lokal  STM32Cube di  komputer, masuk ke menu Preferences di STMCubeIDE melalui menu Window > Preferences lalu pilih STM32Cube > Firmware Updater

Gambar 6

- Advertisement -

  • Konfigurasi Project

Konfigurasi project pada STM32CubeIDE akan sama persis dengan STM32CubeMX, dimana jendela dialog MCU View akan muncul, berisi konfigurasi mikrokotroler STM32F103C8Tx yang baru saja dipilih.

Gambar 7

Dalam konfigurasi ini, tujuan pertama adalah mengaktifkan pin GPIOC 13 sebagai port output, agar dapat digunakan oleh LED builtin yang ada pada minimum system blue pill yang sedang digunakan, caranya, klik kaki PC13 mikrokontroler sehingga tampil check list pilihan fungsi dari pin tersebut, check GPIO_Output.

Gambar 8

Pengaturan fitur Debug pada mikrokontroler dapat diatur di SYS, pilih Debug Serial Wire pada dropdown

Gambar 9

Setelah semua konfigurasi selesei, lakukan generate code melalui menu Project > Generate Code atau dengan mengklik icon sebagaimana pada gambar. Hasil code yang telah dihasilkan dapat langsung dilihat pada panel Project Explorer di sebelah kiri.

Gambar 10

Advertisement

  • Ubah Source Code

Dalam artikel kali ini, embeddednesia menggunakan source code yang sama dengan sebelumnya di artikel berjudul Membangun Aplikasi STM32 Dengan STM32CubeMX (Bagian 2). Program  tersebut membuat led internal pada development board blue pill

/* Infinite loop */
/* USER CODE BEGIN WHILE */
while (1)
{
  /* USER CODE END WHILE */
  GPIOC->BRR |= 1<<13;
  for (int i = 0; i < 1000000; ++i) asm("nop");
  GPIOC->BSRR |= 1<<13;
  for (int i = 0; i <  500000; ++i) asm("nop");
  /* USER CODE BEGIN 3 */
}
/* USER CODE END 3 */

Sebelum nge-build program, ada beberapa pengaturan yang perlu dilakukan agar hex file dari source code ikut terbentuk. Pengaturan tersebut ada pada preferences project. Pengguna dapat mengaksesnya melalui klik kanan pada direktori Project lalu pilih Properties.

Pada C/C++ Build > Settings pilih tab Tool Settings. Kemudian pada pengaturan  MCU Post Build outputs centang pilihan Convert to binary file (-O ibinary) dan Convert to Intel Hex file (-O ihex)

    Gambar 11

 

  • Build Program

Sebagaimana program berbasis eclipse lainnya. Untuk memulai proses build, programmer cukup mengklik icon Hammer pada Command Bar STM32CubeIDE, atau dapat juga dengan klik kanan pada direktori project lalu pilih Build Targets > Build

Setelah file hex didapatkan, jalankan STLINK Utilty yang pernah dibahas pada tulisan yang lalu. Pembaca dapat mengunduhnya di tautan ini.

Pastikan juga STLINK dan Mikrokontroler target telah terhubung. Klik Connect untuk membuka koneksi antara komputer ke mikrokontroler target. Lalu Pilih File > Open (atau gunakan shortcut Ctrl+O) dan pilih lokasi file Hex berada.

Untuk mulai memprogram gunakan Target > Program & Verifiy (atau gunakan shortcut Ctrl+P). Pada jendela dialog konfirmasi download, klik Start untuk memulai proses download ke mikrokontroler target. Setelah proses download berhasil, jangan lupa untuk memutus sambungan dengan mikrokontroler dengan mengklik disconnect.

Baca juga tulisan tentang #Tutorial Mikrokontroler STM32 atau tulisan menarik lainnya di kategori Mikrokontroler  ARM 32 bit
4 Komentar
  1. […] STM32CubeIDE : STM32CubeMX + IDE Gratis dari STMicroelectronics […]

  2. […] STM32CubeIDE : STM32CubeMX + IDE Gratis dari STMicroelectronics […]

  3. Yuda Maulana berkata

    bagaimana cara untuk mengaktifkan fitur auto text di stm32cubeide?

    1. Tedy Tri Saputro berkata

      Fitur autotext sudah aktif di stm32cubeIde. sama seperti IDE lainnya (terutama eclipse based) gunakan CTRL + SPASI pada editor untuk mengeluarkan rekomendasi (intelisense)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: